Tampilkan postingan dengan label Info Harga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Harga. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Maret 2016

Telor Ayam Arab Primadona Imlek 2016

sumber pic : suksesternak.com

Telor ayam arab mendekati hari raya Imlek 2016 berangsur2 pulih. Setelah selama setahun terpuruk kini harga telor sudah normal. Bahkan beberapa rekan peternak mengaku bisa menjual di harga 1700/butir. Fantastis.

Momen hari raya Imlek sering kali dijadikan patokan peternak ayam arab untuk harga telor yang baik. Karena pada saat itu kebutuhan memang meningkat. Efeknya peternakan ayam arab kembali bergejolak.

Terlihat dari permintaan doc ayam arab (bibit) yang meningkat di data kami. Permintaan ini masih belum seluruhnya terpenuhi, pasalnya banyak penetasan daerah yang mengurangi populasi produksi doc nya karena hampir satu tahun lesu.

Harapannya kondisi ini bisa langgeng dan bisa dinikmati oleh semua pelaku industri ayam arab.

DOC ayam arab sudah vaksin mareks bisa diorder di Sumber Rejeki Farm. Kami mengirimkan doc sampai ke seluruh penjuru nusantara yang masih bisa dijangkau oleh ekspedisi darat maupun udara. (mkt)

Rabu, 15 Juli 2015

Harga Ayam Kampung Menjelang Lebaran 2015

sumber: Kaskus
Benar saja, ayam telat sejak akhir Maret. Prediksi bahwa ayam terus telat di pasar jadi kenyataan. Kuartal dua (April-Juli) ini peternak sungguh diuntungkan.

Bagaimana tidak, sejak bulan Juni harga sudah menyentuh Rp 30.000 - Rp 31.000/kg (Kediri). Menjelang H-7 Lebaran peternak sudah ada yang menyentuh Rp 32.000/kg. Hari ini sedikit yang mengaku terjual harga Rp 33.000/kg - Rp 35.000/kg.

Turut dibantu dengan harga bahan baku jagung yang turun di Rp 2.800/kg, dan katul/dedak di harga Rp 2.500/kg. Tentu saja bagi penggemar pakan oplosan konsentrat menjadi faktor penekan harga ransum. 

Review di pasar secara umum ayam masih berkurang banyak, karena faktor awal tahun dimana banyak peternak yang merugi. Setelah hari raya jumlah pasokan ayam banyak berkurang. Yang panen pada bulan bulan Maret - Juli, lebaran tahun ini pasti lebih manis. (AL)

Jumat, 03 April 2015

Gairah Q2 2015 Peternakan Lokal Indonesia

ilustrasi www.pesonaunggas.com
Berlanjut dari trend-ayam-kampung-2015, sudah 2 minggu ini pasokan panen ayam kampung terhambat, harga terendah akhir Maret ini sudah di Rp 25000/kg (Kediri sekitar). Stok langka. 

Harga panen yang terus membaik ini menggembalikan percaya diri peternak. Tidak hanya harga panen ayam kampung yang membaik, panen bebek sudah di Rp 23500/kg (Kediri sekitar, Nganjuk, Jombang). Tren harga naik, Status barang kurang. Harga akan relatif naik terus sampai Lebaran.

Berikut harga komoditi unggas lokal loco Karesidenan Kediri, update awal April 2015
  1. Panen ayam kampung Rp 25000/kg
  2. Panen bebek Rp 23500/kg
  3. Telor ayam arab Rp 1300/btr
  4. Telor bebek Rp 1550/btr
  5. Telor puyuh Rp 24000/kg
  6. Jagung 2800/kg
  7. Katul 2200/kg

Selamat Panen! (SRF/AL)

Sabtu, 31 Januari 2015

Trend Ayam Kampung 2015

sumber pic. internet
Tahun Baru 2015
Awal tahun di mulai dengan musim penghujan. Curah hujan yang tinggi di Indonesia erat kaitannya dengan perekonomian secara makro. Biasanya, konsumsi barang dan jasa menurun. 

Selain itu polemik politik juga masih menjadi sandungan perekonomian bangsa ini. Sejak pergantian presiden 2014 kemari (Jokowi-JK) disertai dengan naiknya BBM telah menyebabkan resesi 2014 kian panjang. 

Hujan, isu politik, bbm naik membuat banyak barang komoditi tertekan. Harga tidak bisa naik. Penyebabnya, rakyak sedang krisis. Biaya transportasi naik, komoditas pokok tentu saja ikut naik. Menyusul biaya tenaga kerja juga naik, akibatnya beban perusahaan juga naik. Tetapi hal ini diikuti daya beli masyarakat yang turun, sehingga selain barang dan jasa yang sifatnya vital tidak terserap oleh masyarakat (belanja menurun), banyak stok yang masih belum terjual. Resesi.

"Sudah resesi hujan pula, daripada keluar makan di warung lebih baik buat mie instant di rumah saja" mungkin ini salah satu dari banyak pikiran masyarakat. Hal ini berimbas buruk terutama komoditas peternakan. Efeknya langsung, harga beberapa komoditas tidak bisa naik termasuk harga panen ayam kampung.

Jumat, 10 Oktober 2014

Bebek Loyo Ayam Arab Primadona

Permintaan bebek sepanjang tahun ini terus mengalami permintaan, terutama pada saat musim panen padi. Karena pada saat panen padi harga dedak (katul) biasanya murah. Perlu diketahui katul menyumbang hampir 70%-85% ransum bebek pada peternakan rakyat. 

Pola pemeliharaannya pun masih bisa dibilang tradisional. Bebek yang diangon (liar) masih banyak di daerah Jawa Barat. Begitulah sifatnya, musiman, maka pada saat panen padi mulai langka, harga dedak meroket, dan biasanya animo beternak bebek menurun.

Bulan Septermber ini harga daging bebek mulai terjun bebas, info yang didapat berasal dari harga telor bebek yang turun (di Blitar tidak sampai Rp 1000/btr) menyebabkan afkir massal. Afkir besar besaran menyebabkan harga daging bebek murah. Harga di daerah Tulungagung, Blitar, Jombang Rp 18.000/kg. 

Menjelang momen Idul Adha harga masih tidak terpengaruh. Harapan peternak, gelombang afkir segera reda dan diikuti naiknya harga telor bebek dan daging bebek.

Lain cerita dengan salah satu primadona peternak Ayam Arab. Hasil pantauan kami selama 2 tahun terakhir ayam arab menjadi primadona karena harga telor yang stabil. Walaupun sempat goyah menjelang hari raya Indul Fitri kemarin, dimana telor sempat tidak laku, namun hanya sebentar. 

Harga telor dalam 2 tahun ini selalu di atas Rp 1.200/butir. Bahkan per hari ini (10/10) kembali tembus di Rp 1550/butir (Harga Karisidenan Kediri). Bisa dibayangkan untung yang diraup dengan

Review Harga Ayam Kampung Q3 dan Q4

ilustrasi trobos.com
Sepanjang bulan Juli sampai September, harga ayam kampung masih stabil. Disaat komoditi unggas yang lain sudah mulai bergejolak hasil pantauan kami harga untuk area Kediri, Pare, Blitar, Tulungagung masih di kisaran Rp 27.000/kg. Beberapa daerah seperti Madiun dan Ponorogo malah mencapai 28.000/kg-30.000/kg.

Hal ini membuat beternak ayam kampung menjadi primadona. Beberapa daerah seperti di daerah Jember ke Timur mulai bermunculan plasma-plasma ternak. Bahkan pemain pemodal besar juga tidak ikut ketinggalan. Sebut saja di daerah Sragen, Semarang dan beberapa daeah di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, banyak peternak pejantan maupun broiler yang mulai menjajaki bisnis. ini.

Menurut perkiraan kami, suskesnya ayam kampung pada Q2 dan Q3 2014 membawa angin segar sampai akhir tahun. Untuk saat ini stok panen seimbang dengan permintaan.

Jumat, 25 April 2014

Meraih Keuntungan Beternak Ayam Kampung

Ayam kampung kosong. Inilah fenomena yang sedang terjadi di Jawa. Setelah berada pada level terendah di awal 2014, tidak menunggu lama, dalam hitungan minggu saja harga di Kediri sudah menembus Rp 29.000/kg. Panen kosong hampir 1 bulan april ini. Mulai dari Kediri, Jogja, Madiun, Purwokerto, Bandung. Harga kian melambung keuntungan pun tidak dapat ditolak. Setidaknya hal ini yang dirasakan salah satu peternak hebat kami di Pare, Bp Muchlisin. 

Pak Muchlisin pun segera tanggap dan tak menyianyiakan kesempatan ini. Segera dikumpulkannya beberapa kawan lama untuk membentuk kelompok ternak kecil2an untuk menyikapi keberhasilan ini. Berikut adalah hasil laporan pemeliharaan ayam kampung super nya kepada kami.

*berdasarkan harga April 2014 

Secara populasi mungkin belum besar. Tetapi keyakinan dan optimisme terlihat dari keberhasilan memelihara 200 ekor yang bisa menghasilkan keuntungan Rp 1.200.000 yang diakuinya sebenarnya masih bisa lebih karena faktor tertundanya panen karena bakul yang molor. Selamat kepada Bapak Muchlisin semoga besok lebih berhasil. (SRF/AL)

Senin, 31 Maret 2014

Review Harga Ayam Kampung Q2 2014

Sepekan menuju penutupan Maret ini mulai menunjukan pergerakan positif. Apabila awal tahun kemarin ayam besar sulit keluar namun sekarang justru kosong. Harga yang sebelumnya sempat pada level terbawah Rp 20.500/kg dalam tempo 1-2 minggu harga sudah normal di Rp 25.000/kg (Kediri), Rp 27.000/kg (Jogja), Rp 26.000 (Madiun). 

Terdongkraknya harga ini merupakan sebuah anomali, pasalnya hampir memasuki Q2 2014 semua komoditi ternak merata mengalami resesi. Per hari ini 31/3 harga daging (broiler) masih di Rp 12.300/kg- Rp 12.800/kg (Posko Jatim). Harga telor ayam ras tidak jauh berbeda Rp 12.800/kg (Kediri), peternak sudah mengalami rugi 3 bulanan, level terendah dialami peternak layer Blitar yang sempat menyentuh Rp 10.500/kg (yang dilaporkan) dan dibawah Rp 10.000/kg (yang tak tercatat). 

Lain lagi dengan Ayam Arab, Bebek dan Puyuh. Komoditi ini sudah lebih dari 1 tahun berada di puncak dan menguntungkan ternak. Tercatat tertinggi untuk telor ayam arab Rp 1600/butri, telor bebek Rp 2000/btr, puyuh Rp 220/btr (Kediri).

Kenaikan harga ayam kampung ini murni disebabkan kosongnya supply karena kurangnya gairah peternak dalam chick-in periode Januari - Maret. Sekaligus hal ini juga menjadi bukti bahwa peternakan rakyat khususnya ayam buras masih menjanjikan karena tidak cepat jenuh.

Kesimpulan:
Secara global konsumsi rakyak Indonesia masih turun, apalagi menjelang Pemilu April mendatang. Industri peternakan Indonesia sedang berduka. Masuknya investor asing juga menjadi issu penting di tahun ini. Semua tergantung pada hasil pemilu, musim liburan dan momen lebaran tahun ini.

Untuk ayam kampung harga cenderung aman dan stabil. Seimbang antara permintaan dan penawaran setidaknya sampai persiapan Puasa. Saat ini paling tepat untuk chick-in. (SRF-AL)

Senin, 27 Januari 2014

Harga Ayam Kampung Awal 2014

Seperti yang kita alami, curah hujan tahun ini lebih tinggi dari tahun2 sebelumnya. Banjir bermunculan di berbagai tempat mulai dari Jakarta, Semarang, Pati sampai Manado menyebabkan tingkat konsumsi ayam turun drastis. Hal yang tidak pernah disangka akan terjadi di awal tahun.

Dilain pihak, kondisi ekonomi yang sedang resesi terkena himpitan dollar (Rp 12.300) menyebabkan sebagian besar bahan ransum ternak mengalami kenaikan harga. Naiknya harga bekatul karena proses penggilingan padi yang menurun menyebabkan pakan alternatif-pun mengalami kenaikan. Beban peternak menjadi berlipat.

Satu sisi ayam sulit panen namun biaya terus membengkak. Peternak berada dalam situasi yang krisis. Harapan peternak di Jawa ada pada Jakarta. Begitu supply ke Jakarta lancar, diharapkan harga mulai membaik. 

Dari pantauan kami, harga mulai akhir Desember 2013 yang sempat pada posisi Rp 25.000/kg terus melandai sampai pada puncaknya Rp 21.000/kg (Kediri, Blitar), Rp 22.000/kg (Jogja). Harga mungkin tidak akan mendapatkan koreksi naik menjelan Imlek, lebih merupakan peluang untuk keluar hasil panen. Semoga bulan Februari seiring musim hujan mulai reda merupakan titip terang dalam resesi ini.

Rabu, 30 Oktober 2013

Review Harga Ayam Kampung Q3 2013

Sesuai perkiraan kami, kuartal ke-3 tahun ini menjadi puncak harga ayam kampung. Hampir selama 4 bulan, mulai akhir Juni sampai Oktober harga bertengger di kisaran Rp 29.000/kg sampai Rp 35.000/kg pada saat idul fitri. 
Memasuki musim peghujan akhir Oktober, harga mulai melandai. Harga tercatat dalam pekan ini di Rp 25.000/kg sampai Rp 27.000/kg.
Sampai akhir tahun diperkirakan pasokan ayam masih relatif terlambat. Harga ransum juga masih relatif mahal. 

Senin, 15 Juli 2013

Harga Ayam Kampung 2013 Pecahkan Rekor

Tahun 2013 benar2 menjadi tahun keberuntungan bagi peternak ayam kampung. Bagaimana tidak, sudah hampir 3 pekan (akhir Juni) harga kampung memecahkan rekor sejak 2009 berada di level Rp 29.000/kg - Rp 30.000/kg, berdasarkan info harga di daerah karesidenan Kediri dan Madiun. Panen pun masih langka, sebagian besar sudah merupakan pesanan rumah makan/warung ayam goreng.

Diperkirakan puncak tertinggi pada H-4 sampai Idul Fitri diatas Rp 30.000/kg. Kemudian berangsur2 melandai di kisaran Rp 27.000/kg. Kemungkinan besar harga masih stabil baik sampai bulan Oktober.

Di lain pihak, banyak kasus outbreak Gumboro yang sangat merugikan peternak dengan kesakitan mencapai 100% dan kematian mencapai 50%. Sebagai bahan pertimbangan, apabila daerah ternak tidak pernah terkena virus Gumboro ada baiknya tidak perlu di vaksin Gumboro. Info lebih lanjut bisa dilihat disini.

Kamis, 25 April 2013

Persiapan Ayam Kampung Untuk Lebaran Aman

Peternakan ayam kampung kembali bersemangat. Setelah awal tahun terkena banyak problema khususnya kasus flu burung (AI) jenis baru, kini peternak ayam kampung kembali berseri. 

Bagaimana tidak, HPP per kg ayam kampung per hari ini di Rp 18.600/kg. Sudah sejak Maret harga panen ayam kampung Rp 25.000/kg dan April per hari ini 25/4 harga sudah menyentuh Rp 27.000/kg. Harga dapat dipastikan tidak akan kurang dari Rp 25.000/kg sampai Agustus.

Ternyata ada sedikit manis dibalik pahitnya kasus flu burung kemarin. Januari-Februari populasi ayam kampung berkurang drastis. Dari berbagai sumber internal kami, di Jawa Timur sendiri beberapa penetas DOC ayam kampung mengurangi 50%-70% produksinya pasca kasus flu burung. Hal ini menyebabkan langkanya ayam kampung pada bulan Maret dan April.  

"Jangankan ukuran 9 ons, ukurang 7 ons saja sudah dipanen karena langkanya barang" ujar salah satu pedagang ayam kampung di kota Kediri. Kini harga pakan sudah relatif lebih terjangkau. Harga starter butiran di pasaran Rp 5.400/kg - 5.600/kg, harga dedak Rp 2000/kg. Peternak semangat lagi.

Senin, 28 Januari 2013

Review Harga Ayam Kampung Q4 2012

Kuartal akhir tahun 2012 dalam peternakan ayam kampung tidak menunjukkan banyak perubahan. Harga masih berkisar di Rp 22.000/kg - Rp 23.000/kg di level peternak (Kediri).

Sepanjang Oktober s/d Desember 2012 gairah peternak semakin menurun. Hal ini dikarenakan banyaknya tantangan yang harus dihadapi peternak, diantaranya :

  1. Harga panen yang tidak kunjung naik, hal ini diperburuk karena memasuki musin penghujan.
  2. Harga pakan yang terus naik Rp 5400/kg - 6200/kg menyebabkan tingginya biaya pemeliharaan.
  3. Musim penghujan yang ekstrim menyebabkan munculnya banyak penyakit (khususnya CRD dan E.COLI)
  4. Isu flu burung (AI) di akhir Desember menyebabkan beberapa peternak mengurungkan niatnya untuk chick-in.

Jumat, 07 September 2012

Review Harga Ayam Kampung Q3 2012

Berikut data yang berhasil kami pantau sejak awal tahun 2012.
Harga panen ayam kampung pada tahun ini cukup stabil di Rp 22.000-24.000/kg. Dan bertahap mengalami kenaikan pada bulan Mei, Juni, Juli, dan puncaknya Agustus mencapai Rp 28.000/kg (harga Kediri). Bulan Juli mulai memasuki bulan puasa seperti biasa harga dipastikan naik, dan puncaknya Agustus bertepatan dengan hari raya Idul Fitri dan HUT RI ke-67.

Senin, 16 Januari 2012

Trend Ayam Kampung Awal Tahun 2012

Tak dirasa sudah memasuki tahun ke-3, kami aktif menulis blog ini. Semoga blog ini terus dapat menjadi sarana saling bertukar informasi sesama peternak buras di Tanah Air.

SELAMAT TAHUN BARU 2012

"Semoga tahun ini lebih baik dari sebelumnya dan makin bijak kita oleh pengalaman2 sebelumnya."

Seperti biasa, kami akan mencoba mengolah fakta2 yang berada dilapangan dari tahun ke tahun (harga Jatim). Sebelum melangkah lebih jauh mari kita kembali ke 2009, 2010, 2011 (lihat di artikel sebelumnya)
  • Data di tahun 2009

Selasa, 19 Juli 2011

Update Harga Panen Ayam Kampung Juli 2011

Beberapa waktu yang lalu sektor peternakan unggas di tanah air sempat mengalami krisis akibat mahalnya harga ransum. Mulai dari peternak ayam ras sampai buras mengalami hal ini. Banyak yang bertahan, banyak pula yang terpaksa harus gulung tikar. Namun seiring berjalannya waktu, keadaan mulai kembali stabil.

Harga daging dan telor kembali berada pada posisi diatas BEP. Hal ini dipicu oleh beberapa faktor, diantaranya panen jagung yang kini di kisaran Rp 2.700-2.800/kg dan pembatasan jumlah doc dari pabrik besar. Adapun harga panen ayam kampung di kisaran Jawa bisa dilihat pada tabel berikut.


Juni'11
Juli'11
Jatim
21.000 - 22.000
24.000 - 25.000
Jateng & DIY
22.000 - 23.000
25.000 - 26.000
Jabar & Jakarta
23.000 - 25.000
28.000 - 30.000
Ex Farm 2011


Secara garis besar kondisi dilapangan :
  • Walaupun harga jagung sudah turun, tetapi harga ransum masih mahal.
  • DOC untuk tujuan pedaging stok terbatas.
  • Banyak peternak yang masih trauma dengan hasil panen awal tahun 2011.
  • Harga bahan pokok maupun biji2an masih sulit diprediksi
  • Ayam buras stok sedikit.
Sekarang giliran Anda mengambil tindakan dari data2 tersebut.(SRF-marketing)

Kamis, 17 Februari 2011

Tren Ayam Kampung 2011


Informasi yang akurat dapat membantu peternak untuk menentukan kapan waktu yang pas untuk mulai memelihara (chick-in). Untuk itu kami berusaha memberikan informasi yang real dan akurat sehingga dapat membantu peternak menentukan strateginya masing-masing.

Sebelum melangkah lebih jauh marilah kita melihar review perjalanan "ayam kampung" akhir tahun 2010
...
Setelah sukses mencapai rekor harga tertinggi dan terlama selama 2 tahun terakhir yaitu Rp 27.000/kg di Jatim. Kini ayam kampung menjadi primadona peternak ayam. Beberapa televisi swasta berulang kali menyiarkan mengenai beternak ayam kampung.


Agustus'10
September'10
Jatim
25.000 - 26.000
26.000 - 27.000
Jateng & DIY
26.000 - 27.000
27.000 - 28.000
Jabar & Jakarta
31.000 - 33.000
33.000 - 35.000
         Ex Farm Ayam Kampung 2010


Namun keadaan ini tidak berjalan mulus... Berbagai bencana terutama letusan Gunung Merapi dan Banjir di beberapa daerah termasuk ibukota Jakarta menyebabkan harga turun drastis. Mulai November sudah terlihat tanda2 harga yang tidak kuat, permintaan menurun.

Jumat, 07 Januari 2011

Selamat Datang Tahun 2011

Kami segenap crew Sumber Rejeki Farm mengucapkan Selamat Tahun Baru 2011.
Semoga di tahun 2011 peternakan buras di negri ini makin sukses.
Selalu ada harapan baru bagi yang percaya dan mau mengusahakannya.
Simpan kegagalan di masa lalu sebagai bekal dan pelajaran di tahun ini.

Evaluasi Tahun 2010

Untuk tahun 2010 dunia peternakan memiliki rapor yang sedikit lebih baik dibandingkan tahun 2009 kemarin, hal ini bisa kita lihat dari pergerakan harga daging (ras maupun buras) dan harga telur negri, Namun di penghujung tahun 2010 (November) terjadi letusan gunung Merapi di Yogyakarta yang berimbas pada berkurangnya populasi ayam petelur dan ayam buras di daerah Yogjakarta yang sebagian besar berlokasi di sekitar lereng gunung.

Selasa, 27 April 2010

Analisa Tren Ayam Kampung 2010


Informasi yang akurat dapat membantu peternak untuk menentukan kapan waktu yang pas untuk mulai memelihara (chick-in). Untuk itu kami berusaha memberikan informasi yang real dan akurat sehingga dapat membantu peternak menentukan strateginya masing-masing.

Berbeda dengan ayam ras, pasaran ayam kampung memang lebih stabil dan lebih cepat pulih dibandingkan ayam ras. Hal ini dikarenakan peternak ayam kampung pada umumnya masyarakat pedesaan dengan modal yang lebih kecil dibandingkan peternak ayam ras. Sehingga guncangan harga mudah sekali membuat mereka jera. Mereka lebih baik tidak memelihara walaupun mendapatkan harga bibit lebih murah. Berbeda sekali dengan perilaku peternak ras. Potongan harga di bibit, dapat mempengaruhi keputusan untuk chick-in.

Kamis, 04 Februari 2010

Update Harga Peternakan Awal Minggu Feb 2010



Hasil pantuan admin SRF per 3 Feb 2010


Harga ayam

Broiler : 10.500/kg (fluktuatif, dari 7500/kg langsung ke 10.000/kg dan berlanjut..)
Kampung : 18.000 - 19.000/kg (turun, stagnan)


Jantan : 16.000/kg (turun drastis)
Layer afkir : 8500/kg (stabil)

Telor
Telor Negri : 9.000/kg (dramatis)
Telor arab : 880/btr (stabil)