Tampilkan postingan dengan label Itik Hibrida. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Itik Hibrida. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Maret 2016

Supply DOD Hibrida

sumber pic: nasa88@blogspot

Awal bulan Maret sebagai saat yang tepat untuk chick in bebek jenis pedaging (hibrida). Pada bulan ini juga penghujung musim penghujan tahun ini. Cuaca cerah, panen berlimpah.

Kebutuhan akan daging bebek terus meningkat, dapat dilihat dikota2 besar mulai bermuculan restoran bebek goreng dan semacamnya. Namun hal ini belum diimbangi dengan supply daging bebek yang kontinyu.

Apabila di kota Anda ada restoran bebek bisa ditanyakan langsung pada bulan2 tertentu supply ini akan menipis bahkan menghilang dengan sendirinya. Terlebih pada saat lonjakan bulan puasa, biasanya supply lokal tidak cukup.

Beternak bebek pedaging masih sangan menjanjikan. Anda harus jeli agar tidak ketinggalan.

DOD (bibit) bebek Hibrida berkualitas dapat dipesan melalui kami. Siap kirim ke Pangkal Pinang, Batam, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Kendari, Timika, maupun kota2 lain yang dapat dijangkau oleh ekspedisi darat maupun udara.

Jumat, 03 April 2015

Gairah Q2 2015 Peternakan Lokal Indonesia

ilustrasi www.pesonaunggas.com
Berlanjut dari trend-ayam-kampung-2015, sudah 2 minggu ini pasokan panen ayam kampung terhambat, harga terendah akhir Maret ini sudah di Rp 25000/kg (Kediri sekitar). Stok langka. 

Harga panen yang terus membaik ini menggembalikan percaya diri peternak. Tidak hanya harga panen ayam kampung yang membaik, panen bebek sudah di Rp 23500/kg (Kediri sekitar, Nganjuk, Jombang). Tren harga naik, Status barang kurang. Harga akan relatif naik terus sampai Lebaran.

Berikut harga komoditi unggas lokal loco Karesidenan Kediri, update awal April 2015
  1. Panen ayam kampung Rp 25000/kg
  2. Panen bebek Rp 23500/kg
  3. Telor ayam arab Rp 1300/btr
  4. Telor bebek Rp 1550/btr
  5. Telor puyuh Rp 24000/kg
  6. Jagung 2800/kg
  7. Katul 2200/kg

Selamat Panen! (SRF/AL)

Senin, 02 Februari 2015

Sukses Beternak Itik Panen Raya 2015

Tiap tahun selalu ada momen dimana peternak mengalami saat yang paling untung. Entah itu karena harga panen yang tiba2 melambung tinggi, atau karena harga bahan baku ransum turun. Bagi peternak bebek saat tersebut adalah pada saat panen raya padi. Dimana harga dedak sedang murah2nya. 

Tahun ini momen tersebut dimulai bulan Maret. Biasanya harga dedak murah. Oleh itu tidak ada salahnya mulai mempersiapkan kandang dari sekarang.

Sumber Rejeki Farm saat ini memproduksi Hibrida Super (Peking x Hibrida) dalam jumlah banyak dan berkualitas. Peternak yang ingin ikut menikmati momen ini jangan sampai ketinggalan. Segera lakukan persiapan dan pemesanan bibit Hibrida Super dari kami. Hubungi 0823 3759 9000 atau marketing kami di 08170500321. Dapatkan harga spesial untuk reseller.

Jumat, 10 Oktober 2014

Bebek Loyo Ayam Arab Primadona

Permintaan bebek sepanjang tahun ini terus mengalami permintaan, terutama pada saat musim panen padi. Karena pada saat panen padi harga dedak (katul) biasanya murah. Perlu diketahui katul menyumbang hampir 70%-85% ransum bebek pada peternakan rakyat. 

Pola pemeliharaannya pun masih bisa dibilang tradisional. Bebek yang diangon (liar) masih banyak di daerah Jawa Barat. Begitulah sifatnya, musiman, maka pada saat panen padi mulai langka, harga dedak meroket, dan biasanya animo beternak bebek menurun.

Bulan Septermber ini harga daging bebek mulai terjun bebas, info yang didapat berasal dari harga telor bebek yang turun (di Blitar tidak sampai Rp 1000/btr) menyebabkan afkir massal. Afkir besar besaran menyebabkan harga daging bebek murah. Harga di daerah Tulungagung, Blitar, Jombang Rp 18.000/kg. 

Menjelang momen Idul Adha harga masih tidak terpengaruh. Harapan peternak, gelombang afkir segera reda dan diikuti naiknya harga telor bebek dan daging bebek.

Lain cerita dengan salah satu primadona peternak Ayam Arab. Hasil pantauan kami selama 2 tahun terakhir ayam arab menjadi primadona karena harga telor yang stabil. Walaupun sempat goyah menjelang hari raya Indul Fitri kemarin, dimana telor sempat tidak laku, namun hanya sebentar. 

Harga telor dalam 2 tahun ini selalu di atas Rp 1.200/butir. Bahkan per hari ini (10/10) kembali tembus di Rp 1550/butir (Harga Karisidenan Kediri). Bisa dibayangkan untung yang diraup dengan

Senin, 28 Januari 2013

Tahun Baru, Virus AI Clade Baru

Virus H5N1 clade 2.3.2 ditemukan di Indonesia, mematikan ratusan ribu itik. Secara filogenetik dekat dengan virus AI di Hongkong dan Vietnam. Dipastikan bukan hasil mutasi, tetapi introduksi dari luar oleh burung migran atau perdagangan unggas


Pasca berkoordinasi dengan Direktorat Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjennak Keswan), Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli) melakukan inventarisasi kejadian kasus kematian itik akibat infeksi AI (Avian Influenza) yang menggemparkan di akhir 2012 itu.

Hari berikutnya (4/12), Himpuli merilis data kematian itik dari anggotanya di 3 provinsi: Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Angkanya spektakuler. Terhitung 14 November sampai 3 Desember 2012, tercatat 320 ribu ekor itik tewas akibat disatroni virus AI atau flu burung ini.

Menjadi berita menghenyakkan, karena sebelumnya itik dikenal sebatas sebagai carrier (inang pembawa) atau reservoir virus H5N1. Artinya, virus penyebab AI ini berkembang dalam tubuh itik dan disebarkan ke lingkungan tetapi itik tak menunjukkan gejala sakit apalagi mati. Tetapi kini unggas air ini tak sanggup bertahan dan bergelimpangan dihajar ganasnya virus yang banyak ulah ini.

Berita baiknya, kepada Trobos Livestock Ketua Himpuli Ade Zulkarnain menginformasikan, sejak pekan ke-2 Desember 2012 tingkat kematian itik di anggota Himpuli sudah mereda. ”Karena pihak dinas di daerah sudah melakukan berbagai upaya penanggulangan,” jelas Ade.

Lain data Himpuli, lain pula data versi Direktorat Kesehatan Hewan. Direktorat ini merilis data kematian itik sejak September 2012 hingga 27 Desember 2012, terhitung 152.871 ekor. Data ini diperoleh dari 10 provinsi (Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Jogjakarta, Jawa Barat, Banten, Lampung, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Bali) yang dikumpulkan dari 51 kabupaten/kota (lihat tabel). Sebagian besar kasus terjadi pada peternakan itik komersial skala kecil.

Sementara, dalam sebuah konferensi pers di UGM Jogjakarta (26/12) yang pernyataannya dimuat berbagai media nasional, Kepala Seksi Informasi Veteriner dari Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates, Jogjakarta Putut Djoko Purnomo mengatakan, pihaknya menerima laporan kematian itik secara mendadak di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Jogjakarta mencapai 113.700 ekor dalam 4 bulan terakhir.

Virus AI Clade Baru

Ahli virologi yang juga Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Widya Asmara yang turut dalam konferensi pers di UGM menyatakan, diduga sebagian besar kematian itik-itik ini disebabkan oleh virus AI subtipe H5N1 clade 2.3.2.1. Ditemukannya virusclade 2.3 ini menunjukkan adanya kelompok baru virus AI di Indonesia, karena yang sebelumnya beredar di tanah air dimasukkan dalam clade 2.1.

Rabu, 18 April 2012

Mari Beternak Bebek Hibrida


Tren masyarakat untuk mengkonsumsi daging bebek terus meningkat, terutama di kota2 besar seperti Jakarta, Jogja dan Surabaya. Dengan terus meningkatnya permintaan daging bebek tersebut mendorong  peternak untuk mengembangkan bisnis pembesaran bebek. 

Berkembangnya bisnis pembesaran bebek mendorong pembudidaya bebek (breeder) mengembangakan strain hibrida yang memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan strain lokal dalam hal kecepatan dan keseragaman pertumbuhan bebek tersebut. 

Pembesaran bebek hibrida memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan usaha pembesaran unggas lainnya seperti :
  1. Investasi untuk kandang yang relatif lebih murah dibandinkan unggas lainnya (cukup pagar keliling +/- 50 cm dari permukaan tanah dan atap setengah dari luas kandang)
  2. Lebih tahan cuaca dan penyakit.
  3. Ransum lebih mudah didapat dan relatif lebih murah
  4. Masa panen relatif singkat (40 hari bisa mencapai bobot rata2 1,5kg/ekor)

Rabu, 07 September 2011

Bebek Hibrida



Usaha pembesaran bebek pedaging kian marak saat ini, salah satu faktornya adalah semakin berkembangnya rumah makan yang menjadikan daging bebek sebagai menu kuliner andalannya. Dari segi pemeliharaan dan ransum makanan, bebek relatif lebih mudah jika dibandingakan dengan ayam. Hal ini menjadi nilai lebih dari usaha pembesaran bebek.

Berkembangnya bisnis pembesaran bebek mendorong para peternak untuk melakukan persilangan silang dari berbagai jenis bebek untuk menghasilkan sifat yang unggul yang lebih populer disebut bebek Hibrida. Beberapa Jenis persilangan bebek (hibrida) yang sudah populer di Indonesia antara lain: 
  • Bebek Alabio >< Mojosari, sering disebut Bebek MA
  • Bebek Peking >< Mojosari, sering disebut Bebek PMp
  • Santos >< Entok, sering disebut Tiktok
  • Khaki Campbell >< Mojosari

Tentu saja masing2 persilangan memiliki kelebihan dan kelemahan masing2.
Sebagai salah satu penyedia bibit bebek (DOD), kami selaku pihak pembudidaya/peternak bebek juga melakukan pengkajian dan pengembangan lebih lanjut mengenai bebek hibrida. 
Untuk info lebih lanjut mengenai produk ini silakan menghubungi kami via kontak yang telah disediakan.

Rabu, 31 Maret 2010

Tanya Jawab Seputar Beternak Unggas

Kami sadar bahwa beternak adalah sebuah seni. Tidak ada rumus baku dan selalu berkembang mengikuti perkembangan jaman. Tiap peternak mempunyai teknik sendiri berdasarkan pengalaman dan lingkungan masing - masing.
Melalui media ini kami berusaha menjembatani para peternak untuk saling bertukar pikiran seputar dunia ternak unggas. Apabila ada yang ingin ditanyakan atau mempunyai opini dapat disampaikan di thread ini maupun via email.

Dear rekan dan kerabat, untuk meningkatkan pelayanan maka pertanyaan, tips, kontribusi bisa disampaikan lewat media  FACEBOOK SUMBER REJEKI FARM